Untungnya, beberapa spesies tidak membutuhkan banyak bantuan penyihir dalam upaya menghindari muggle. Makhluk-makhluk seperti Tebo, Demiguise, dan Bowtruckle memiliki cara-cara efektif sendiri untuk berkamuflase, tanpa pernah menbutuhkan campur tangan Kementerian Sihir. Lalu ada hewan-hewan yang karena kepintaran atau pembawaan mereka yang pemalu, menghindari kontak dengan Muggle dengan cara apa pun—misalnya Unicorn, Monncalf, dan Centaurus. Makhluk-makhluk sihir lainnya tinggal di tempat-tempat yang tidak bisa dijangkau Muggle, seperti Acromantula yang tinggal di pedalaman hutan Borneo yang tidak terpetakan, dan Phoenix yang bersarang di puncak gunung tertinggi yang tak dapat dicapai tanpa bantuan sihir. Akhirnya, dan yang paling umum, ada hewan-hewan yang terlalu kecil, telalu cepat, atau terlalu cekatan, dibanding hewan biasa, untuk menarik perhatian Muggle—Chizpurfle, Billywig, dan Crup termasuk kategori ini.
Meskipun demikian, masih bayak hewan yang, entah sengaja atau tidak, tetap mencolok mata bahkan di mata Muggle, dan hewan-hewan ini menciptakan tugas penting bagi Departemen Pengaturan dan Pengawasan Makhluk Gaib. Departemen ini, yang kedua terbesar di Kementerian Sihir, menangani berbagai keperluan banyak spesies yang cara pemeliharaannya berbeda-beda.
1. Habitat yang Aman
Mugkin langkah paling penting dalam penyembunyian makhluk-makhluk sihir itu adalah menciptakan habitat-habitat yang aman. Mantra Penolak-Muggle mencegah mereka yang tak punya izin masuk ke hutan tempat Unicorn dan Centaurus, juga ke danau dan sungai yang disisihkan bagi Manusia Duyung. Dalam kasus-kasus ekstrem, misalnya seperti Quintaped, seluruh area dibuat untuk tidak dapat dilacak(Bila suatu wilayah dibuat tak dapat dilacak, tidaklah mungkin dipetakan dalam atlas).
Beberapa area aman ini harus tetap berada dibawah pengawasan penyihir; misalnya cagar alam Naga. Sementara Unicorn dan Manusia Duyung hanya bisa hidup senang di tempat-tempat yang memang di desain untuk mereka, Naga-naga akan mencari kesempatan apa pun untuk pergi mencari mangsa diluar batas-batas cagar alam. Dalam beberapa kasus, Mantra Penolak-Muggle tidak bisa dipakai, karena kekuatan hewan-hewan itu sendiri akan menghalangi keampuhan mantra tersebut. Misalnya yang terjadi pada Kelpie, yang tujuan hidup satu-satunya adalah menarik perhatian manusia, juga Pogrebin, yang kerjanya memang mencari-cari manusia.
2. Pengawasan terhadap Penjualan dan Pembiakan
Kemungkinan Muggle merasa takut pada hewan-hewan sihir yang lebih besar dan lebih berbahaya telah banyak berkurang sebagai akibat hukuman berat yang diberlakukan terhadap tindakan membiakkan dan menjual anak maupun telur-telur hewan-hewan tersebut. Departemen Pengaturan dan Pengawasan Makhluk Gaib mengawasi secara ketat perdagangan hewan-hewan fantastis. Pada tahun 1965 dibuat aturan Larangan pengembangbiakan Hewan Eksperimental yang melarang diciptakannya spesies baru.
3. Mantra Ilusi
Penyihir jalanan juga memainkan peranan dalam penyembunyian hewan-hewan sihir. Mereka yang memiliki Hippogriff, misalnya, dibatasi oleh hukum untuk “menghiasi“ peliharaannya dengan Mantra Ilusi untuk mengelabui penglihatan Muggle yang mungkin melihatnya. Mantra Ilusi sebaiknya diperbaharui setiap hari karena efeknya gampang luntur.
4. Jampi Memori
Bila terjadi hal yang terburuk dan seorang Muggle melihat apa yang seharusnya tidak ia lihat, Jampi Memori mungkin alat yang paling berguna untuk memperbaiki situasi itu. Jampi memori bisa dilakukan oleh pemilik hewan yang menimbulkan masalah, tapi dalam kasus-kasu berat, satu tim Obliviator yang terlatih bisa dikirim oleh Kementerian Sihir
5. Kantor Salah Informasi
Kantor Salah Informasi hanya terlibat dalam bentrokan paling buruk yang terjadi antara masyarakat sihir melawan Muggle. Beberapa bencana atau kecelakaan sihir jelas terlalu mencolok untuk dijelaskan begitu saja oleh Muggle tanpa bantuan pihak luar. Dalam kasus semacam itu, Kantor Salah Informasi akan langsung menghubungi perdana menteri Muggle untuk memberi penjelasan bukan-sihir yang masuk akal bagi kejadian itu. Upaya tnapa henti kantor ini dalam meyakinkan Muggle bahwa semua bukti fotografis keberadaan Kelpie di Loch Ness adalah palsu, telah beberapa kali menyelamatkan situasi yang saat itu tampak amat berbahaya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar