I. PENDAHULUAN
A. Pengertian
Secara
etimologis, Mantra Pengangkat Wingardium Leviosa berasal dari
penggabungan tiga kata yang berasal dari bahasa Latin, yaitu wing,
arduus, dan levo. Wing memiliki arti ‘tinggi’; arduus memiliki arti
‘langkah’; dan levo memiliki arti ‘melayang’ atau ‘levis’ yang berarti
‘ringan’. Jika digabungkan, secara sederhana mantra ini bisa diartikan
sebagai mantra terbang beberapa langkah tingginya.
Mantra Pengangkat
–sesuai pengertian yang tercetak di Kitab Mantra Standar (Tingkat 1)
oleh Miranda Goshawk- adalah mantra untuk mengangkat suatu objek hanya
dengan lambaian tongkat sihir. Dari pengertian tersebut sudah dapat kita
ambil kesimpulan mengenai fungsinya, yaitu untuk mengangkat benda.
Mantra ini umum digunakan untuk mengangkat suatu benda yang menjadi
objek, semisal bulu, buku, tongkat, kayu, dan sebagainya.
Mantra
ini termasuk ke dalam mantra dasar yang pertama kali dipelajari ketika
seorang siswa memasuki sekolah sihir Hogwarts, dan bagi siswa kelas
pertama, mereka melatih mantra ini dengan menerbangkan bulu burung di
dalam kelas. Masih belum diketahui apakah mantra ini bisa diterapkan
jika objeknya adalah makhluk hidup, semisal manusia. Dan itulah yang
dilakukan oleh Charm and Spell Club.
B. Latar Belakang
Sebagaimana
yang telah kita ketahui, setiap penyihir pasti memiliki kekuatan sihir.
Kekuatan sihir ini umumnya dimiliki sejak lahir. Pada penyihir-penyihir
di bawah umur yang belum mengetahui kekuatan sihirnya, kekuatan sihir
tersebut akan muncul tanpa diminta, biasanya saat sang penyihir dalam
keadaan marah atau sedih, atau dalam bahaya. Efek dari kekuatan sihir
tersebut acak, dan tidak terkontrol, meskipun memiliki maksud dan tujuan
sesuai keadaan si penyihir yang dikendalikan keadaan hatinya.
Seiring
pertumbuhan, kekuatan sihir yang dimiliki umumnya semakin bertambah
besar. Ada kalanya penyihir di bawah umur mampu melakukan hal-hal
seperti mengangkat suatu benda tanpa harus menyentuh benda itu. Diduga,
Mantra Pengangkat ini merupakan pengembangan dari kemampuan sihir ini.
Tidak
jelas diketahui siapa yang pertama kali mencetuskan kata Wingardium
Leviosa (Pengucapan: win-GAR-dee-um lev-ee-OH-sa) sebagai Mantra
Pengangkat. Namun seiring perjalanannya, kata ini terbukti efektif dan
menjadi salah satu mantra dasar yang wajib dikuasai oleh seorang
penyihir.
II. MANTRA PENGANGKAT DALAM TEORI
Benda yang Dianjurkan Untuk Pemula
Mantra
Pengangkat ini harus dilakukan dan dilatih secara bertahap, tidak bisa
sekaligus. Mula-mula mengangkat benda-benda yang ringan dulu, seperti
bulu. Kemudian ditingkatkan menjadi kertas, pensil, bahkan buku kamus.
Lama-kelamaan bila sudah terlatih, benda apapun yang diangkat, selama
masih masuk akal, akan bisa diangkat tanpa perlu susah payah.
Jangan
memakai benda yang terlalu ringan seperti bulu hidung. Dan hindarkan
tempat berangin. Karena benda ringan itu akan melayang dengan sendirinya
oleh angin alih-alih Anda yang melakukannya.
Pengucapan Mantra
Penulisan
mantra yaitu Wingardium Leviosa, namun pengucapannya adalah
win-GAR-dee-um lev-ee-OH-sa. Pada kata-kata GAR, gunakan nada yang enak
dan diperpanjang sedikit. Pengucapan dan pelafalan setiap huruf harus
jelas. Karena Penyihir Baruffio, pernah melafalkan huruf 's' alih-alih
'f'. Akibatnya, dia mendadak tergeletak di lantai dengan kerbau di atas
dadanya.
Pengayunan Tongkat
Cara mengayunkan tongkat
yang baik agar menghasilkan mantra yang mantap yaitu dengan mengarahkan
tongkat ke benda yang akan diterbangkan. Tongkat sihir bukannya
diacungkan, tetapi diayunkan dan disentakkan. Gerakannya seperti seorang
kondektur di orkestra yang sedang mengatur irama para pemusiknya. Ayun
dan sentakkan tongkat dengan pergelangan tangan saja. Tidak perlu tenaga
yang berlebihan dan tidak perlu menggerakkan seluruh lengan, cukup
pergelangan tangan.
Warna kilat yang dikeluarkan oleh tongkat
Ketika
Anda sudah berhasil mengayun, menyentak, dan mengucapkan mantranya
dengan pas, kilatan cahaya putih transparan dari ujung tongkat akan
melesat cepat ke arah benda tanpa Anda sendiri sadari. Cahayanya samar,
tidak seperti kebanyakan mantra tingkat tinggi lainnya yang memiliki
kilatan cahaya terang.
Tongkat Bergerak = Benda Bergerak
Anda
akan mendapatkan bendanya melayang satu seperempat meter atau lebih di
udara. Gerakkan perlahan (bagi yang belum mahir) ke arah mana pun. Benda
itu akan bergerak mengikuti gerakan tongkat. Jika sudah mahir, Anda
bisa menjungkirbalikkan benda.
Intensitas Suara
Mantra
ini dapat diucapkan baik secara verbal maupun non-verbal. Keras-tidaknya
suara tidak berpengaruh. Hanya saja, bagi para amatir, sebaiknya
mengucapkan mantranya secara verbal dengan intensitas sedang. Jika sudah
mahir, bahkan kita bisa mengucapkan mantranya di dalam hati alias
secara non-verbal.
Ketahanan Mantra
Ketahanan mantra
bergantung pada determinasi pikiran. Si penyihir harus bertekad dan
memusatkan pikirannya untuk mengangkat benda tersebut. Untuk penyihir
yang sudah amat mahir, ia tidak perlu lagi berkonsentrasi karena
pikirannya telah terasah dan secara otomatis telah terfokus.
Membuat Orang Melayang
Mantra
ini sebenarnya tidak digunakan untuk membuat manusia atau makhluk hidup
apa pun melayang karena mantra ini terlalu rapuh untuk benda-benda
terlalu berat. Sejauh ini. mantra ini hanya berhasil mengangkat manusia
sejengkal dari tanah. Mantra Locomotor Mortis lebih ampuh untuk ini dan
jika Anda menginginkan terbang dengan Mantra Pengangkat Wingardium
Leviosa, lebih baik gunakan sapu Anda.
Referensi : Kitab Mantra Standar (Tingkat Satu) oleh Miranda Goshawk
III. PENELITIAN
A. Hipotesa/Pertanyaan yang Muncul Setelah Mempelajari Literatur
Kegunaan
mantra ini tentu saja adalah untuk mengangkat suatu objek dari tanah
dengan menentang efek gravitasi sehingga melayang. Sangat memudahkan
apabila tidak ingin atau kesulitan dalam mengangkat suatu objek yang
berat dikarenakan efek gravitasi itu. Gravitasi adalah daya tarik bumi
menurut ilmu Muggle.
Secara umum, adalah tidak mungkin untuk
membuat sesuatu atau seseorang melayang karena menentang gravitasi.
Tetapi hal itu dimungkinkan dengan menggunakan mantra levitasi. Lalu
bagaimana dengan faktor massa dan keseimbangan benda itu sendiri? Apakah
akan berpengaruh dalam proses penerbangan?
Untuk menjawab
pertanyaan tersebut di atas maka kami dari Charm and Spell Club (Klub
Mantra) Hogwarts Wizarding School melakukan penelitian dengan
menggunakan mantra levitasi antara objek benda mati dan makhluk hidup,
yang dalam hal ini adalah seorang manusia.
Percobaan I
Objek : meja
Berat : 30 kg
Panjang : 162 cm
Ket. : Berhasil diterbangkan walau mengalami sedikit kesulitan.
Percobaan II
Objek : Balok besi
Berat : 60 kg
Panjang : 164,5 cm
Ket. : Berhasil diterbangkan dengan baik.
Hasil Penelitian:
Mantra
Levitasi bekerja lebih baik pada objek II yaitu benda mati. Hal ini
dikarenakan objek I adalah makhluk hidup yang walaupun memiliki berat
dan panjang yang lebih sedikit dibandingkan objek II namun
keseimbangannya berubah-ubah. Keseimbangan yang berubah-ubah itulah yang
menyebabkan massa objek juga berubah.
IV. Kesimpulan
Kesimpulan
penelitian kami yaitu antara lain bahwa massa dari benda sangat
berpengaruh. Contoh simple-nya adalah seperti mengangkat benda yang
ringan dan berat tanpa menggunakan sihir. Yang ringan pasti akan lebih
mudah diangkat serta tak membutuhkan banyak tenaga dibandingkan dengan
yang berat.
Tidak ditemui kesulitan yang berarti untuk
menyeimbangkan objek mantra jika objek yang digunakan adalah benda mati.
Akan lain halnya ketika objek yang digunakan adalah benda hidup.
Tingkat konsentrasi yang diperlukan akan jauh lebih besar untuk
menyeimbangkan objek mantra yang berupa benda hidup karena mereka
mungkin sekali membuat gerakan. Disarankan untuk membuat obyek tersebut
tidak bergerak terlebih dahulu dengan mantra semisal Kutukan Ikat Tubuh
sempurna atau Mantra Bius agar mereka tidak bergerak.
Sumber : http://www.harrypotterindonesia.com/index.php?topic=1839.0
Tidak ada komentar:
Posting Komentar