Minggu, 17 Oktober 2010

Apakah Satwa Gaib itu ?

Definisi “Hewan” telah menyebabkan kontroversi selama berabad-abad. Meski mungkin hal ini mengejutkan para siswa tahun pertama Magizoologi, masalhnya akan lebih jelas bila kita sejenak mempertimbangkan tiga jenis makhluk gaib.

Werewolf atau Manusia Serigala menghabiskan kebanyakan waktu mereka sebagai manusia (baik menjadi penyihir maupun Muggle). Namun sekali sebulan mereka berubah menjadi hewan buas berkaki empat dengan naluri membunuh, dan tidak memiliki kesadaran sebagai manusia.

Kebiasaan para Centaurus berbeda dari manusia; mereka hidup dialam bebas, menolak berpakaian, lebih suka memisahkan diri dari para penyihir maupun Muggle, meski mereka memiliki tingkat kepandaian setara dengan Muggle.

Troll berpenampilan mirip manusia, berjalan tegak, bisa mempelajari beberapa kata sederhana meski mereka kurang pintar dibanding Unicorn paling bodoh sekalipun. Troll tidak punya kemampuan sihir sendiri kecuali tenaga mereka yang luar biasa dan tidak wajar.

Kini kita bertanya sendiri; mana di antara makhluk-makhluk ini yang bisa disebut “Makhluk dengan M besar”, yaitu makhluk yang layak memperoleh hak-hak hukum dan hak bersuara dalam pemerintahan dunia sihir, dan mana yang termasuk “hewan”?

Upaya-upaya awal untuk memutuskan mana makhluk gaib yang seharusnya disebut sebagai “hewan” telah dilakukan secara amat sederhana.

Burdock Muldoon, Ketua Dewan Penyihir (Kementrian Sihir sebelumnya disebut Dewan Penyihir) di abad keempat belas, mengeluarkan dekrit bahwa anggota masyarakat sihir mana pun yang berjalan dengan dua kaki selanjutnya akan dianugrahi status “Makhluk”, selebihnya tetap digolongkan sebagai “hewan”. Dalam semangat persahabatan, ia memanggil semua “Makhluk” bertemu dengan para penyihir untuk mendiskusikan hukum-hukum sihir baru. Ternyata ia salah perhitungan, dan itu membuatnya amat cemas. Aula pertemuan disesaki para Goblin yang datang dengan membawa sebanyak mungkin makhluk berkaki-dua yang bisa mereka temukan. Simak penuturan Bathilda Bagshot dalam buku Sejarah Sihir berikut ini:

Sedikit sekali yang bisa didengar di tengah kuak-kuak para Diricawl, erangan para Augurey, dan senandung tajam dan tanpa henti para Fwooper. Sementara para penyihir pri dan wanita mencoba memeriksa berkas-berkas di hadapan mereka, berbagai jenis Pixie dan Peri berputar-putar disekitar kepala mereka, mengoceh dan terkekeh-kekeh. Sekitar selusin Troll mulai menghancurkan ruangan dengan tongkat pemukul mereka, sementara para Hag (wanita tua bertampang jelek dan berhati busuk) melayang-layang di sekitar ruangan, mencari anak-anak untuk disantap. Ketua Dewan berdiri untuk membuka pertemuan, tapi ia terpeleset setumpuk kotoran Porlock. Akhirnya ia malah lari, meninggalkan ruangan sambil melontarkan berbagai kutukan.


Seperti kita lihat, memiliki dua kaki semata bukanlah jaminan bahwa suatu makhluk gaib dapat atau akan tertarik pada masalah-masalah pemerintahan sihir. Sakit hati, Burdock Muldoon bersumpah menolak upaya lebih lanjut apa pun untuk memasukkan para anggota masyarakat yang bukan-penyihir ke Dewan Penyihir.

Pengganti Muldoon, Madame Elfrida Clagg, mencoba memberi arti bari pada kata “Makhluk” dengan harapan menciptakan ikatan yang lebih erat dengan makhluk-makhlukgaib lainnya. “Makhluk”, ia mengumumkan, adalah mereka yang bisa berbicara dengan bahasa manusia. Semua yang bisa membuat diri mereka dimengerti oleh para anggota Dewan, diundang datang ke pertemuan berikutnya. Akan tetapi, sekali lagi, timbul masalah. Para Troll, yang telah diajari beberapa kalimat sederhana oleh Goblin-Goblin, mulai menghancurkan aula, seperti pertemuan sebelumnya. Jarvey berlari-lari di sekitar kaki-kaki kursi, mencakar sebanyak mungkin pergelangan kaki yang mereka raih. Sementar itu serombongan besar Hantu (yang di bawah kepemimpinan Muldoon dilarang masuk dengan alasan mereka tidak berjalan dengan dua kaki, melainkan melayang) meghadiri pertemuan. Namun kemudian mereka pergi dengan perasaan jijik karena mereka menganggap “Dewan lebih memperhatikan kebutuhan mereka yang masih hidup daripada mereka yang sudah mati”. Centaurus yang dibawah pemerintahan Muldoon diklasifikasikan sebagai “hewan” dan kini dibawah kepemimpinan Madame Clagg didefinisikan sebagai “Makhluk”, menolak menghadiri pertemuan sebagai protes atas tidak diundangnya Manusia Duyung yang tidak bisa bicara dalam bahasa apa pun, kecuali bahasa Mermish, selagi berada di daratan.

Baru pada tahun 1811 ditemukan berbagai definisi yang bisa diterima sebagian besar masyarakat sihir. Grogan Stump, yang baru diangkat sebagai Menteri Sihir, mengumumkan bahwa “Makhluk” adalah “makhluk apa pun yang memiliki cukup inteligensi untuk memahami hukum-hukum masyarakat sihir dan ikut bertanggung jawab dalam membentuk hukum-hukum tersebut. Pengecualian berlaku bagi para Hantu yang menyatakan bahwa tidaklah tepat menggolongkan mereka sebagai “Makhluk” sementara sudah jelas mereka sudah “mati”. Karena itu Stump menciptakan tiga divisi dalam Departemen Pengaturan dan Pengawasan Makhluk Gaib yang hingga saat ini masih ada: Divisi Hewan, Divisi Makhluk, dan Divisi Hantu.

Kehadiran Troll dipertanyakan, sehubungan dengan ketidakhadiran Goblin, padahal Troll dinilai tidak mengerti apa pun yang diucapkan pada mereka; karena itu mereka digolongkan sebagai “hewan” meski mereka berjalan dengan dua kaki. Dengan bantuan penerjemah, para Manusia Duyung diundang dan dianggap “Makhluk untuk pertama kalinya; para Peri, Pixie, dan Gnome atau Jembalang, dengan tegas ditempatkan dalam kategori “hewan” meski mereka berpenampilan mirip manusia

Tentu saja masalahnya tidak berhenti sampai di situ. Kita semua sudah saling kenal dengan para ekstremis yang berkampaye supaya Muggle digolongkan sebagai “hewan”. Kita semua tahu bahwa Centaurus menolak status “Makhluk” dan meminta tetap di golongkan sebagai “hewan”. Hal ini dikarenakan Centaurus merasa keberatan terhadap beberapa makhluk yang sama seperti mereka, digolongkan sebagai “Makhluk”, misalnya Hag dan Vampir, dan menyatakan bahwa mereka hendak mengurus urusan mereka sendiri, terpisah dari penyihir. Setahun kemudian Manusia Duyung mengajukan permintaan yang sama. Kementerian Sihir menerima permintaan mereka dengan enggan. Meskipun ada Kantor Hubungan Centaurus di Divisi Hewan Departemen Pengaturan dan Pengawasan Makhluk Gaib, tak ada satu pun Centaurus pernah memanfaatkannya. Situasi itu dijadikan lelucon. Pegawai Kementerian yang dalam waktu dekat akan dipecat, disebut “dikirim ke Kantor Centaurus”

Sementara itu Manusia Serigala telah bertahun–tahun berada di antara pembagian Hewan dan Makhluk; pada saat buku ini ditulis ada kantor Pelayanan Pendukung bagi Manusia Serigala di bawah pengawasan Divisi Makhluk, juga ada Unit Pendaftaran dan Penangkapan Manusia Serigala di bawah pengawasan Divisi Hewan. Beberapa makhluk berinteligensi tinggi diklasifikasikan sebagai “hewan” sebab mereka tak mampu mengatasi sifat-sifat brutal mereka sendiri. Acromantula dan Manticore mampu bicara cerdas, tapi akan mencoba mengayang manusia mana pun yang berada di dekat mereka. Sphinx hanya bicara dalam bentuk teka-teki dan tebakan, dan jadi galak bila kita salah menjawab.

Sekarang marilah kita berpaling pada satu pertanyaan yang paling banyak ditanyakan penyihir ketika membicarakan Magizoologi: mengapa Muggle tidak tahu bahwa makhluk-makhluk fantastis ini ada?


Berikut adalah beberapa satwa gaib yang nampak di sekitar hogwarts :
1. Kastil
- Doxy
- Boggart
- Phoenix (Fawkes)

 2. Halaman, Lapangan Quidditch, Jembatan, Dedalu Perkasa
- Kneazle
- Crup

 3. Danau
- Cumi-cumi raksasa
- Manusia Duyung
- Grindylow
- Plimpy
- Kappa

 4. Hutan Terlarang
- Centaurus
- Unicorn
- Thestral
- Hippogriff
- Bowtruckle

5. Rumah kaca, Kandang burung hantu dan Kebun di belakang pondok Hagrid
- Jembalang
- Jarvey
- Knarl 

Sabtu, 16 Oktober 2010

Sejarah Tongkat Sihir

Tongkat sihir sudah dikenal sejak jaman dahulu, dari jaman lukisan goa pra-sejarah dan seni bangsa Mesir kuno. Para penyihir dari zaman sebelum Masehi di Eropa menggunakan tongkat setiap mengadakan ritual. Tongkat sihir dahulu hanya dibuat pada saat matahari baru terbit atau saat matahari akan tenggelam -tergantung saat yang tepat untuk menyerap kekuatan dari matahari- menggunakan pisau yang dianggap suci. Tongkat sihir kemudian dipakai bukan hanya sebagai penghantar kekuatan supranatural saja tapi juga sebagai alat upacara keagamaan dan simbol kekuatan.
Di dalam dongeng, tongkat sihir pertama kali muncul dalam cerita Odysseus yang ditulis oleh penyair Yunani bernama Homer tahun 800-900 SM. Penyihir cantik bernama Circe menggunakan tongkatnya untuk mengubah pelaut kapal Odyseus menjadi sekumpulan babi. Mengubah satu benda menjadi hal lain adalah hal yang biasa dilakukan oleh tongkat sihir. Salah satu tongkat yang terkenal adalah tongkat sihir berujung bintang yang digunakan Ibu Peri Cinderella untuk mengubah tikus-tikus rumah menjadi sekawanan kuda, juga menyihir buah labu menjadi kereta kencana. Dongeng lain menceritakan tentang Merlin yang mampu memindahkan batu-batu besar (Stonehenge) di Irlandia. Ada juga dongeng tentang dewa Yunani bernama Hermes yang menggunakan tongkatnya (Caduceus) untuk membuatnya tidak kasat mata.
Di jaman Eropa modern, banyak penyihir menganggap tongkat sihir sebagai alat yang penting untuk memantrai, dengan cara mengayunkan tongkat mereka agar terhindar dari pengaruh jahat. Menurut buku The Key of Solomon, salah satu buku sihir terkenal di abad pertengahan, tongkat sihir yang ideal haruslah terbuat dari kayu Hazel dan harus dipotong dengan sekali ayun oleh sebuah kapak yang masih baru. Untuk menambah kekuatan sihirnya tongkat tersebut ada yang ditambahkan kristal, diukir kata-kata sihir atau nama-nama tertentu yang dianggap sakti. Bila tongkat sudah selesai diukir, para penyihir lantas mengundang roh-roh, yang baik atau yang jahat , tergantung kegunaan tongkat tersebut nantinya.
Pada awal abad kelima belas tongkat sihir kemudian digunakan oleh para seniman jalanan yang menampilkan atraksi “sihir” atau yang lebih dikenal dengan sulap. Ada dua fungsi utama tongkat sihir bagi seniman jalanan tersebut, yaitu sebagai pengalih perhatian penonton , dan yang kedua sebagai alat untuk meyakinkan penonton seolah-olah sihir itu datang dari tongkat. Zaman sekarang tongkat sihir merupakan barang bawaan wajib para pesulap. Beberapa pesulap memiliki tongkat tipuan yang bisa pecah, bengkok, berubah warna, menembakkan bunga api, dan terbelah dua dengan sempurna untuk memukau penontonnya.

Lalu, mengapa malah tongkat yang dijadikan simbol sihir, dan bukannya benda lain? Apa yang menjadi kelebihan sebuah tongkat kayu hingga menjadi simbol kekuatan bagi seorang penyihir? Menurut beberapa ahli, tongkat kayu menjadi simbol kekuatan karena tongkat kayu merupakan alat yang pertama kali digunakan manusia pra-sejarah untuk bertahan hidup - kekuatan untuk mempertahankan diri dari serangan binatang buas, menyerang musuh dan berburu. Tongkat kayu tidak lagi digunakan sebagai senjata, karena digantikan oleh tombak dan pedang besi. Karena tidak dipergunakan untuk kehidupan sehari-hari tongkat kayu mulai dipakai hanya sebagai bentuk simbolis kerajaan. Menurut beberapa sumber, di tangan seorang raja, tongkat berubah fungsi menjadi tongkat kerajaan yang dipakai sebagai simbol kekuatan suatu kerajaan. Namun di tangan seorang penyihir tongkat itu berubah menjadi tongkat sihir yang melambangkan kendali atas kekuatan alam dan kekuatan supranatural.

Jumat, 15 Oktober 2010

Istilah Dalam Arithmancy

Ini adalah beberapa istilah dalam seni ramalan arithmancy, yang penggunaanya di sesuaikan dengan aturan penomoran Agripa :


1. Angka Personalitas
     Angka personalitas merujuk kepada penilaian orang lain terhadap pemilik nama itu atau anggapan orang terhadap diri atau personalitas pemilik nama tersebut. Secara sederhana, penghitungan angka personalitas hampir sama dengan angka nama, namun yang dikalkulasikan hanyalah huruf konsonan dari nama saja. Ingat, nama yang dipakai adalah nama lengkap, bukan nama panggilan.

Misal :
S E P T I M A V E C T O R
S P T M V C T R
1 7 2 4 4 3 2 9

= 1+7+2+4+4+3+2+9
= 32
= 3+2
= 5

Jadi angka personalitasnya adalah 5













2. Angka Nama
Dari sekian pelajaran Arithmancy yang akan dipelajari, sebaiknya dikenalkan dahulu sumber-sumber data Arithmancy yang akan diolah. Adapun sumber datanya digolongkan menjadi dua, yaitu input nama dan input tanggal lahir. Untuk angka nama, input yang digunakan adalah nama. Namun karena masih berupa huruf, konversikan dahulu berdasarkan model penomoran Agrippa
Angka nama adalah angka yang merujuk pada pribadi si pemilik nama. Cara menghitungnya, jumlahkan semua hingga mendapat angka tunggal.

Misal :




S E P T I M A V E C T O R
1 5 7 2 9 4 1 4 5 3 2 6 9

= 1+5+7+2+9+4+1+4+5+3+2+6+9
= 58
= 5+8
= 13
= 1+3
= 4

Jadi angka namanya adalah 4
























3. Angka Hati
Serupa dengan angka nama dan angka personalitas, angka hati dicari dengan input nama lengkap. Namun, penghitungannya hanya berdasar pada huruf vokal. Angka hati sendiri adalah angka yang menunjuk perasaan-perasaan yang terpendam dalam hati maupun bakat yang dimiliki, di mana semua itu mampu memberi motivasi kepada diri untuk mengerjakan hal-hal tertentu.

Misal :
S E P T I M A V E C T O R
E I A E O
5 9 1 5 6

= 5+9+1+5+6
= 26
= 2+6
= 8
Jadi angka hatinya adalah 8














4. Angka Pembelajaran
Kali ini kita akan menggunakan input tanggal kelahiran untuk menghitung angka pembelajaran. Angka pembelajaran ialah angka yang menunjuk pada hal-hal apa yang perlu dipelajari atau dilakukan guna meraih cita-cita dan di sini tersirat karakteristik-karakteristik pribadi dan kemampuan-kemampuan yang harus dikembangkan agar kita dapat menggapai peluang-peluang terbesar dalam kehidupan.

Misal :
1.Tuliskan tanggal lahir

27 AGUSTUS 1991

2.Konversikan tanggal kelahiran menjadi angka

27 8 1991

3.Jumlahkan angka angka tersebut sampai 1 digit

= 2+7+8+1+9+9+1
= 37
= 3+7
= 11
= 1+1
= 2

Jadi, angka pembelajaran adalah 2


















5. Angka tantangan
Cara menghitung angka tantangan:

Misal, tanggal kelahiran 24Agustus 1991
Ubah menjadi: 24 8 1991 , sehingga
Angka tanggal = 24= 2+4= 6
Angka bulan = 8
Angka tahun = 1+9+9+1 = 20 = 2+0 = 2
1. Langkah 1: Kurangi digit bulan dan digit tanggal (8-6=2). Ini subtantangan pertama.
2. Langkah 2: Kurangi digit tanggal dan digit tahun (6-2=4). Ini subtantangan kedua.
3. Langkah 3: Kurangi kedua subtantangan itu (4-2=2). Ini subtantangan ketiga.
4. Langkah 4: Kurangi digit bulan dan digit tahun (8-2=6). Ini subtantangan keempat.



Arti Angka Tantangan:

0

* Berarti Anda harus menghadapi semua tantangan atau tidak menghadapi tantangan apapun.
* Mempunyai pilihan dalam keputusan dan diharapkan bisa memilih secara bijaksana karena memiliki pengetahuan dan bakat atau segala sesuatunya akan menjadi halangan yang menghambat jalur kemajuan.
* Harus berjuang untuk memperkuat diri.

1

* Harus belajar untuk mengembangkan tekad, kekuatan karakter, dan keberanian atau akan selalu diperintah dan ditekan oleh orang lain.
* Akan menemui banyak gangguan tetapi tidak perlu menyalahkan orang lain, curiga, atau ketus.
* Akan mendapati diri selalu menunda-nuda dan melakukan hal-hal yang menyenangkan orang lain tetapi tidak akan mencapai apapun, bahkan tidak menyenangkan diri sendiri, sampai Anda bertekad untuk belajar mengomentari respek orang lain.
* Memiliki gagasan kreatif dan orisinal sehingga harus dimanfaatkan.
* Pastikan Anda benar, kemudian berusaha. Jangan tergesa-gesa tetapi dengan tenang.

2

* Harus mengembangkan kepercayaan diri atau akan menjadi terlalu sadar diri.
* Sensitif dan mudah tersinggung. Juga merasa sulit memaafkan dan melupakan.
* Harus berhati-hati agar tidak mengembangkan sifat merasa rendah diri dan diremehkan orang lain.
* Harus menanamkan sudut pandang yang lebih luas dan berhenti merujuk segala sesuatu dengan diri sendiri.
* Jangan meniru orang lain tetapi gunakan bakat sendiri.
* Menyukai kedamaian tetapi jangan menjadi tidak tulus atau menghindari kebenaran hanya karena Anda menginginkan keharmonisan atau berlaku baik hanya untuk memberi kesan.
* Memiliki kekuatan psikik luar biasa tetapi tidak boleh menggunakannya hanya untuk kepuasan pribadi dan bukan untuk memperoleh uang.

3

* Harus mengindari agar tidak menyebarkan bakat karena cenderung untuk mengerjakan terlalu banyak hal secara bersamaan.
* Memiliki imajinasi yang baikdan karunia untuk memainkan kata-kata tetapi kerap sulit untuk mengekspresikan diri secara eksklusif.
* Tidak suka dikritik dan sering kali menjadi penyendiri.
* Harus menulis atau mengajar karena kreatif.
* Harus menerjuni bidang tari, nyanyi, akting, atau berbicara sehingga bisa diterima dalam suatu kelompok.
* Harus berusaha agar tidak menjadi berlebihan atau menyia-nyiakan waktu, uang, atau kata-kata.
* Jangan membicarakan gosip atau terkungkung dalam kemurungan.
* Daripada menguburkan bakat lebih baik mengembangkannya sehingga membawa kegembiraan bagi orang lain.

4

* Harus berdisiplin diri agar teratur, tepat, dan sistematis karena Anda memiliki perasaan akan nilai yang baik yang kurang berkembang.
* Cenderung malas, ceroboh, keras kepala, memaksakan kehendak, dan memenuhi janji.
* Tidak suka bekerja dan hal sepele, termasuk sering menunda-nunda.
* Lekas merasa cemas tanpa sebab.
* Bisa sukses jika mengembangkan sisi praktis dari sifat Anda.

5

* Ingin bebas dengan cara apa pun, namun terus-menerus berubah tidak akan bisa membangun pondasi yang solid.
* Sangat ingin tahu tentang seks dan perasaan. Tantangan ini sulit diatasi karena akan membuat Anda terlalu impulsif.
* Selalu ingin mencoba segala sesuatu sehingga Anda menjadi kurang stabil.
* Harus belajar melupakan orang dan hal-hal lain.
* Harus menanamkan jenis perubahanyang sehat.
* Harus tegas kapan dan apa yang hendak dibuang karena ini akan membawa kemajuan.
* Berhati-hati agar tidak hanya ingin memuaskan keinginan jasmani saja.
* Baik dalam mengerjakan pekerjaan pelayanan, seperti promosi, periklanan, perjalanan, atau publikasi.
* Harus belajar mengendalikan impuls.

6

* Idealis, tetapi bisa bersifat mendominasi dan suka mencampuri urusan orang.
* Anda ingin setiap orang mengakui prinsip atau cara berpikir Anda.
* Terlalu positif tentang apa yang dianggap benar atau salah.
* Bisa bertengkar dengan setiap orang yang tidak setuju dengan aturan yang dibuat. Hal ini menyebabkan gejolak dengan pasangan hidup karena Anda yakin orang lain salah kecuali Anda sendiri.
* Lebih sukses jika mengendalikan diri akan idealisme dan mencoba untuk mewujudkannya ketimbang bergantung pada orang lain dan berusaha meniru mereka.
* Tidak akan benar-benar bahagia atau menemui cinta kecuali Anda menyadari bahwa orang lain mempunyai hak atas ide dan standar mereka sendiri.

7

* Akan mendapati diri memberontak atas kondisi yang berlaku tetapi sayangnya Anda tidak berusaha memperbaikinya atau berusaha mencari sesuatu yang baru.
* Biasanya membawa ujian atau tekanan berat.
* Terlalu sombong, menarik diri, dan membuat perasaan yang sesungguhnya tersembunyi di bawah permukaan.
* Membutuhkan pendidikan yang baik sehingga bisa mengembangkan daya analisa dan keterampilan teknik.
* Harus menghindari agar tidak menjadi melankolis dan berusaha agar tidak tergantung pada minuman.
* Memiliki kualitas spiritual tetapi terlalu mencurahkan waktu untuk menimbang-nimbang keterbatasan. Akibatnya Anda selalu merasa takut ketimbang yakin.

8

* Berpeluang baik untuk mendapatkan pengakuan dan promosi jika bermotivasi tinggi.
* Biasanya berjuang demi uang dan kekuasaan.
* Kebebasan pribadi yang didasarkan atas pemilikan materi merupakan tujuan utama.
* Mempunyai penilaian yang salah karena merasa takut kekurangan, kehilangan, atau keterbatasan.
* Jika angka 0 muncul sebagai subtantangan pertama, Anda bisa menjadi orang yang membuat segala sesuatu sendiri. Tantangan nomor 8 menyebabkan banyak kekecewaan.
* Harus mengembangkan suatu kerangka pemikiran falsafah agar bisa melihat dua sisi atas suatu situasi.
* Bisa sukses dengan berdiri tegak dan dengan melihat keseimbangan kenyataan.

9

* Nomor 9 tidak muncul sebagai suatu tantangan karena merupakan digit tunggal yang paling tinggi.


Makna Angka



1. Angka satu diidentikkan dengan keinginan kuat, sisi positif, dan tenaga murni. Angka satu melambangkan permulaan baru, dan kemurnian. Namun sering kali angka satu dihubungkan dengan egosentris, kepemimpinan, pionir, penggagas ide. Arti simboliknya sendiri sebenarnya mewakili kesatuan dari dua tindakan, baik fisik maupun mental.

2. Arti simbolik dari angka dua adalah kebaikan, keseimbangan, siasat, persamaan, dan sifat ganda (baik-buruk, hitam-putih). Angka dua merefleksikan kekuatan penegak keadilan, dan perencanaan. Dua memberi isyarat pada kita untuk memilih. Makna spiritualnya yakni hubungan partner, baik harmonis maupun persaingan, serta komunikasi. Angka dua menunjukkan ketelitian, meyakinkan kita dari keragu-raguan dengan menyatukan pemikiran-pemikiran dan sisi ideal dari dua perspektif yang berbeda.

3. Arti spiritual dari angka tiga berhubungan dengan keajaiban (bersifat magis), intuisi, keuntungan. Angka tiga melambangkan ekspresi, keserbabisaan, dan kebahagiaan murni dari kreativitas. Selain itu juga sebagai pembagi waktu yaitu masa lalu, masa kini, dan masa depan. Angka tiga juga mengisyaratkan suatu kreativitas maupun petualangan yang berhubungan dengan masa depan.

4. Angka empat menunjukkan kestabilan dari penjuru alam dalam bentuk apapun. Empat musim, empat arah, empat elemen, semuanya memiliki kekuatan yang sangat mengagumkan. Empat menunjukkan keteguhan, ketenangan, dan kenyamanan. Angka empat juga dapat mengarahkan diri untuk kembali lagi ke pusat sehingga kita bisa mengembangkan diri. Angka ini juga melambangkan kegigihan dan daya tahan.

5.Angka lima menunjukkan perjalanan, petualangan, dan pergerakan. Angka lima menunjukkan ketidakstabilan, ketidakmampuan dalam terprediksi, dan perubahan radikal. Arti spiritual angka ini adalah untuk mengumpulkan perhatian kita pada keindahan dunia, menghargai segala perbedaan di sekitar. Insting alami adalah potensi yang dimiliki oleh angka lima.

6. Simbol di balik angka enam adalah legenda. Dengan Venus sebagai penggerak, angka enam mewakilkan harmoni, keseimbangan, ketulusan, cinta dan kebenaran. Angka enam mengungkapkan jawaban untuk kita dalam suatu keadaan tenang, dan menunjukkan suatu kesopansantunan. Angka enam baik ketika kita membutuhkan penyelesaian halus dalam permasalahan yang sensitif. Pencerahan juga adalah arti dari angka ini; terutama ketika kita memerlukan keseimbangan jiwa dan mental. Pemaaf, dermawan, dan penuh rasa belas kasih adalah simbol dari angka ini.

7. Angka tujuh berhubungan dengan sesuatu yang bersifat magis, nyaris sama dengan angka tiga. Hanya saja, angka tujuh memusatkan sisi keilmuan dari magis tadi. Mewakili sisi nisteri, mengungkap dengan cara keilmuan. Angka ini menyangkut aktivasi dari imajinasi dan mengubahnya menjadi kesadaran dalam hidup.Diatur oleh Saturnus, angka tujuh dapat mewakili mimpi yang tidak masuk akal, tapi dengan pemahaman yang lebih dalam terhadap angka ini, kamu dapat mengatur secara seksama getaran magis untuk keperluanmu.

8. Simbol dari angka delapan adalah mengenai bisnis, kesuksesan, dan harta. Sebagai bukti bahwa delapan menunjukkan kontinuitas, repetisi, dan alur. Kesuksesan sendiri dicapai karena tekad yang dijalankan secara tekun dan berulang. Selain itu, masalah bisnis sangat tergantung dari alur berantai. Seperti analogi bola salju: Setiap bola salju itu berlanjut menggelinding, maka dia akan semakin besar dan membesar di tiap revolusinya. Delapan mewakilkan momentum tersebut.

9. Arti spiritual dari angka sembilan menunjukkan frekuensi tertinggi dalam barisan angka. Sembilan mewakili pencapaian, kepuasan, kesempurnaan, dan kesuksesan dalam meraih pengaruh di lingkungan. Angka ini juga berhubungan dengan kekuatan intelektual, penemuan, pengaruh besar dalam setiap situasi dan hal. Sembilan menyadarkan kita akan sifat dalam diri, dan mengembangkan bakat dan kemampuan untuk membentuk sesuatu yang positif, berciri khas (berkarakter kuat), dan berpengaruh besar dalam hidup.

Rabu, 13 Oktober 2010

Sejarah Arithmancy dan Numerology

Arithmancy berasal dari bahasa Yunani yang artinya Berhitung. Arithmancy adalah suatu cabang sihir yang sebenarnya lebih menggunakan otak dari pada ilmu suhir ( Para muggle mempunyai pelajaran yang mirip dangan ini. Mereka menyebutnya Matematika ).
Ilmu ini sudah digunakan sejak dahulu. Para penyihir Eropa,Inggris,Perancis dan Amerika biasa menggunakannya dalam ilmu hitung pertongkat sihiran.Penyihir menamai ilmu ini “de neuf” yang artinya hitung. Sampai orang-orang menyebut bahwa de neuf berkaitan erat dengan ilmu pertongkat sihiran.
Secara garis besar Arithmancy mempelajari : Angka-angka,Garis Bujur, dan juga digunakan dalam pembuatan sapu. De Neuf diganti namanya menjadi Arithmancy. Lambat laun menjadi lebih bisa berkembang dari pada ilmu pertongkat sihiran. Seorang penyihir yang masih keturunan Godric Gryffindor menggabungkan ilmu ini dengan penelitian bebatuan,yang akhirnya sekarang gabungan itu dinamakan Alkemia ( seperti Nicholasa Flamel yang ahli Alkemia )
Menurut sekolah sihir Hogwarts yang diambil dari data” mata pelajaran dan pemilihannya hanya 45% anak yang memilih menambah pelajaran ini ditahun ketiga mereka. Pelajaran ini dianggap susah,rumit dan membingungkan karena selalu bermain dengan rumus dan angka.Kalau ditaksirkan sebenarnya Arithmancy setingkat dengan Transfigurasi,mengingat Transfigurasi pelajaran paling kompleks dan membutuhkan konsentrasi tinggi
Arithmancy digambarkan sebagai cabang dari ilmu sihir yang berhubungan dengan angka, serta mengeksplorasi sifat ajaib mereka. Bridget Wenlock disebut-sebut sebagai Arithmancer terkenal, dan orang pertama yang menemukan sifat magis dari tujuh nomor", sifat magis tersebut termasuk memprediksi masa depan dengan cara yang lebih ringkas dan akurat dibandingkan ilmu ramalan lainnya. Salah satu buku teks yang digunakan dalam kelas ini adalah Numerology dan Grammatica : numerologi, sebagai studi dan magis esoteris jumlah, dan grammatica, tata bahasa dalam bahasa Latin, menunjukkan hubungan antara kata dan angka.

Numerologi modern, sering disebut "Pythagoras," adalah versi yang sangat efisien dari ajaran Pythagoras, yang mengajarkan kemampuan mengolah angka saat belajar matematika dan mistisisme dengan orang-orang Kasdim kuno.Meskipun praktek ramalan telah dicatat dalam berbagai peradaban awal dari Cina ke Mesir, Kasdim secara khusus terkenal karena pengetahuan mereka tentang subjek.Bahkan, budaya mereka begitu menyatu dalam gaib bahwa istilah "Kasdim" sering digunakan oleh orang Romawi sebagai sinonim untuk "peramal" atau "penyihir." Pythagoras kemudian mendirikan sekolah rahasianya sendiri di Crotona tahun 529 SM, tidak lama setelah Kasdim jatuh ke dinasti Persia. Seperti Hogwarts, lembaga ini adalah tempat kudus, swasta tersembunyi untuk siswa memilih sihir. Tidak seperti Hogwarts, sayangnya tidak memiliki mantra melindunginya dari mencongkel mata non-orang percaya yang akhirnya dibunuh Pythagoras, menghancurkan sekolah dan semua catatannya juga.Seorang pengikut setia mampu merekonstruksi beberapa ajaran suci, dan memo ini menjadi dasar untuk semua studi numerologi nantinya

Pythagoras meninggalkan beberapa dokumen,dan kita hanya dapat membentuk spekulasi tentang rencana pelajaran sekolah Pythagoras dan apa yang sebenarnya dipelajari di sana.Hal ini diketahui bahwa Pythagoras percaya:

1. Nomor adalah aturan alam semesta.

2. Nomor ada dalam segala sesuatu.

3. Nomor adalah penguasa bentuk dan ide-ide,

4. Dan penyebab para dewa dan setan.

Ia dianggap oleh matematikawan sebagai bapak matematika, karena kemampuan Pythagoras yang jauh melampaui cara pragmatis mereka yang dilihat dari sudut pandang masyarakat modern.Dalam dunianya, tidak ada jurang antara aritmatika dan Arithmancy.Bilangan tidak dilihat hanya sebagai perwakilan jumlah digit pasif dalam rumus dan persamaan, mereka ada dengan makna spiritual yang mendalam, bersenandung dengan musik alam semesta.Setiap angka memiliki kepribadian yang unik dan mengandung rahasia yang luas, memiliki hubungan dengan manusia, alam, para dewa, dan bahkan planet lain.Menurut kepercayaan ini, maka, pengetahuan jumlah ini tidak hanya kunci untuk membuka semua misteri bumi kita, tapi dapat digunakan untuk mengungkap masa depan dan lebih memahami diri sendiri. serta dapat mengkombinasikan sifat esoteris mereka dengan kemampuan mereka untuk menciptakan suatu perubahan yang lebih baik dan membangun alasan di tengah-tengah kebodohan, dengan simbol-simbol sederhana untuk mengambil sebuah kekuatan luar biasa.

Selang beberapa waktu setelah Pythagoras meninggal , sejarah angka mulai bergeser dan terbagi ke dalam dua arah yang berbeda. Dimana matematika mengambil satu jalur sementara numerologi mengambil yang lainnya .Penggunaan empiris angka untuk keperluan seperti arsitektur segera dibayangi penggunaan abstrak angka untuk memperkaya jiwa manusia, kebijaksanaan dan keindahan angka sebagai simbol esoterik hanya meninggalkan kecurigaan dan ejekan.Setiap informasi yang kita miliki sekarang tentang nomor mistis telah diwariskan dalam keluarga atau masyarakat rahasia melalui generasi (seperti gipsi), atau telah ada tetapi secara signifikan diadaptasi untuk diterapkan pada gaya hidup modern kita.


Numerology dan Grammatica

Begitu banyak cabang ramalan, telah berkembang di berbagai kebudayaan selama bertahun-tahun dan banyak seni asli numerologi Pythagoras yang diterapkan mulai hilang. Namun, dasar dari sistem numerologi kebanyakan telah melebur ke dalam keyakinan bahwa setiap huruf alfabet dihubungkan ke nomor yang sesuai, dan semua angka dalam sebuah kata atau nama yang ditambahkan bersama, kemudian direduksi menjadi satu digit, hasilnya adalah angka yang dapat memberikan petunjuk dengan sifat yang tersembunyi dari kata atau nama. Bentuk yang disederhanakan ini berakar pada grammatika, yaitu disiplin ibrani yang terapkan dengan cara menemukan makna tersembunyi dan korelasi dalam kata-kata dengan mendirikan nilai-nilai numerik mereka.Dalam abjad Ibrani, setiap simbol huruf ini juga mewakili nomor; tabulasi jumlah nilai dalam kata-kata yang tumbuh secara alami. Jenis alfabet ini sdahulunya sering digunakan untuk tujuan keagamaan,Sebagai contoh, kata Ibrani Yayin (anggur) dan sod (rahasia) keduanya memiliki nilai numerik 70.Fakta ini diyakini menjadi bukti bahwa dua kata berbagi sambungan.

Para penyihir terkenal Heinrich Cornelius Agrippa adalah orang pertama yang menerapkan konsep ini untuk abjad Latin pada abad keenam belas dan sudah banyak digunakan oleh mistikus sejak saat itu. Sekarang, simbolisme biasanya hanya diterapkan pada nomor 1 sampai 9; semua angka yang memiliki nilai lebih besar hanya senyawa bentuk dari 9 digit pertama murni.Biasanya nama lengkap seseorang yang dijadikan analisis dalam metode ini. Banyak dari kita yang akrab dengan tabel konversi numerologi yang diciptakan oleh Agripa, dan bahkan mungkin telah sedikit bermain-main dengan nama kita sendiri.

Agripa System


Tabel 1: disebut "Pythagoras."

Mengingat fakta bahwa buku teks pertama Arithmancy's Hermione berjudul Numerology dan Grammatica,kita bisa menerka bahwa yang diterapkan nomor simbolisme adalah berupa kata-kata dan nama-nama merupakan fokus utama dari kelas. Seorang yang kurang dikenal tapi mungkin lebih sistem konversi otentik numerologi adalah metode Kasdim, yang lebih dekat recreates ilmu Kasdim asli dari ramalan angka berdasarkan getaran suara huruf, tidak harus urutan di mana mereka jatuh dalam alfabet modern kita. Saya merasa lebih mungkin bahwa penyihir akan menemukan makna dalam sistem ini dilupakan daripada yang biasa - sering sepele - yang digunakan oleh rakyat non-sihir, walaupun dapat bahwa kedua sistem yang dipelajari.Perbedaan yang paling signifikan dalam dua metode adalah bahwa Kasdim tidak menggunakan 9 angka dalam perhitungan mereka.Formulir ini kita semua mengakui sebagai sembilan, sebuah lingkaran lengkap tinggi dengan baik lurus atau di bawah-meringkuk ekor, merupakan "sebuah bola di surga [itu] menghubungkan ke Bumi melalui aliran ke bawah yang berfokus" 10 and has been long revered by mystics as the most sacred numeral because within it are contained all other numbers. 10 dan telah lama dihormati oleh mistik sebagai angka paling sakral karena di dalamnya terkandung semua nomor lainnya. The early mathematicians shared this reverence because they discovered that when added to another number, 9 always disappears into that number; in a sense it is like an invisible force absorbed by other numbers, so it was seen as magical. Para matematikawan awal bersama penghormatan ini karena mereka menemukan bahwa ketika ditambahkan ke nomor lain, 9 selalu menghilang ke nomor tersebut; dalam arti suatu itu adalah seperti kekuatan tak terlihat diserap oleh nomor lain, sehingga dipandang sebagai magis.

"Kasdim" Sistem
1 2 3 4 5 6 7 8
A B C D E U O F
I K G M H V Z P
J R L T N W

Q
S

X

Y








Menemukan nilai numerik dari kata-kata sangat mudah. Dengan menggunakan sistem Kasdim dan menggunakan nama Hermione sebagai contoh, kita cukup menambahkan angka yang sesuai dari semua huruf dalam namanya, HERMIONE JANE Granger, yang memberi kita angka 67. Kemudian kita kurangi jumlah ini dengan menambahkan bersama-sama 6 + 7, yang menghasilkan angka 13. Penurunan terakhir untuk sebuah single digit terjadi dengan menambahkan 1 + 3, dan hasilnya adalah 4.Dalam sistem Pythagoras, huruf dalam nama HERMIONE JANE Granger ditambahkan sampai mendapatkan angka 106, yang menjadi 7 ketika berkurang. Numerologists umumnya mengasosiasikan tujuh dengan kesungguhan, introspeksi dan kecerdasan, sementara empat diperkirakan untuk mewakili kepraktisan, logika dan ketertiban. Salah satu akan sesuai untuk nama Hermione, tetapi jumlah yang berasal dari total nilai seseorang nama, yang biasa disebut dengan nomor takdir, sebenarnya memberitahu kita agar lebih mengenal diri sendiri.

Selain nomor takdir, numerologi juga dapat mempertimbangkan esensi jiwa atau keinginan nomor hati, berasal dari huruf hidup dalam nama, umur jalur nomor atau sosial, berasal dari konsonan dalam nama, dan juga mempelajari hubungan antara angka-angka ini , bagaimana mereka berinteraksi satu sama lain. Numerologists biasanya bisa menghitung sekitar tiga puluh nomor yang berbeda untuk setiap kepribadian yang diberikan, tidak termasuk jumlah transit dan siklus yang digunakan dalam casting nasib seseorang.Nasib ditentukan dalam banyak hal, paling sering dengan membandingkan nomor pribadi individu dengan jumlah tanggal di masa mendatang dan merenungkan peristiwa-peristiwa apa yang mungkin terjadi dari interaksi.

Salah satu nomor yang paling penting untuk membaca numerologi adalah karakter atau angka kelahiran, yang berasal bukan dari nama tapi dari tanggal kelahiran.Nama yang kita miliki memiliki hubungan dengan karakter kepribadian kita,mulai dari semenjak lahir bahkan hingga meninggal.Ini menandai masuknya kita ke dunia dan tidak pernah berubah-ubah. misalkan : Hermione dilahirkan pada tanggal 19 September 1979,, 12 atau 1979/09/19.Lihatlah nomor sendiri - kebanyakan dari mereka adalah sembilan! Memang, ketika kita menambahkan mereka semua dan mengurangi mereka, nilai akhir adalah 9.Oleh karena itu sembilan merupakan angka yang paling suci dari semua nomor kuno, jumlah pola dasar kemanusiaan, penolong, penyembuh dan Enlightener, 13 adalah angka yang sangat penting untuk Hermione.

Jumat, 01 Oktober 2010

Pengenalan huruf-huruf rune kuno

       I. Step One: Introduction About Ancient Rune
Rune Kuno adalah suatu studi mengenai huruf-huruf atau simbol-simbol rune. Rune sendiri adalah alfabet Jerman kuno (yang bagi beberapa orang mirip tulisan paku) yang digunakan di Eropa Utara, Skandinavia, Kepulauan Britania, serta Islandia sejak tahun 100 B.C.E. hingga 1600 C.E.
Huruf/simbol rune ini memiliki kaitan erat dengan kepercayaan masyarakat kuno, dimana mereka mempercayai bahwa setiap dewa memiliki kekuasaan dan tugas yang dialirkan ke batu-batu rune, sehingga memiliki kekuatan magis bagi penggunanya. Karena itu, selain untuk menulis, rune juga digunakan dalam sihir dan ramalan. Kata ramalan (divination) sesungguhnya tidak tepat, sebab apa yang disebut dengan runecasting itu tidaklah benar-benar memperlihatkan pada kita masa depan sesungguhnya, melainkan hanya memberi gambaran dan petunjuk (oracle, red.). Mengenai sihir dengan menggunakan Rune, ada beberapa bentuk, di antaranya sihir menggunakan bind-runes dan runic scripts. Penulis tidak akan menjelaskan tentang ini lebih lanjut, sebab penulis sendiri belum mempelajari masalah sihir menggunakan rune yang kuno itu.
Ada banyak variasi alphabet rune atau lebih dikenal dengan nama ’futhark’. Setiap versi memiliki nama, bentuk, arti, dan makna esoterik (hanya dimengerti orang-orang tertentu saja), dan kekuatan magis. Satu variasi tidak bisa sembarangan digabungkan dengan variasi yang lain, karena artinya bisa sangat membingungkan. Adapun tiga jenis alfabet rune yang paling dikenal oleh dunia modern adalah Elder Futhark atau Old Germanic Rune yang memiliki 24 rune dan merupakan rune tertua, Younger Futhark yang memiliki lebih sedikit rune dan umumnya digunakan di Skandinavia, serta Anglo-Saxon Futhorc yang merupakan pengembangan dari alfabet rune sebelumnya. 

 II. Step Two: Elder Futhark, The Most Ancient Rune
Elder Futhark atau Old Germanic Rune, merupakan versi tertua dari alfabet rune. Termasuk ke dalam rumpun bahasa Proto-Germanic, Proto-Norse, Gothic, serta Alamannic, futhark ini diturunkan dari alfabet Italia lama, serta digunakan oleh bangsa-bangsa Germanic pada abad ke-2 hingga ke-8 sebagai ukiran pada artifak dan batu rune.
Selama beberapa abad, Elder Futhark merupakan abjad rune yang paling umum digunakan di Eropa Utara, meski lama-kelamaan, terutama di Skandinavia, abjad rune yang satu ini mengalami perubahan menjadi Younger Futhark yang jumlah simbolnya lebih sedikit, sementara bangsa Anglo-Saxon dan Frisian mengembangkannya menjadi Anglo-Saxon Futhorc. Sejak itu, pengetahuan tentang bagaimana membaca suatu teks dengan alfabet Elder Futhark dan segala sesuatu yang berhubungan dengan rune tersebut mulai terlupakan.
Kata ‘Futhark’ sendiri berasal dari inisial-inisial nama enam huruf/simbol pertama abjad rune ini. Elder Futhark, seperti yang telah kita ketahui, memiliki dua puluh empat simbol. Simbol-simbol itu kemudian terbagi menjadi tiga grup berisi delapan simbol rune yang disebut Aett (Aettir dalam bentuk jamak), yang akan dijelaskan di bawah.

III. Step Three: Knowing A Little More About The Three
Seperti yang dikatakan sebelumnya, Elder Futhark terbagi dalam tiga buah Aettir. Aett (bentuk tunggal dari Aettir) berarti delapan dalam bahasa Norse Lama, dan dalam Elder Futhark, Aett berarti sebuah grup yang berisi delapan simbol rune. Aettir ini digunakan untuk memudahkan mengingat urutan simbol rune, dan juga memiliki kegunaan yang signifikan dalam hal-hal magis. Ketika berhubungan dengan penggunaan rune dalam ramalan (atau lebih tepatnya, runecasting), Aettir sering diasosiasikan dengan dewa tertentu. Adapun Aettir yang kita kenal adalah Freyja’s Aett, Hagal’s Aett dan Tyr’s Aett.
Aett pertama adalah Freyja’s Aett, yang sesuai namanya, bernaung pada Dewi Kematian, Cinta dan Magis bangsa Norse: Freyja. Aett ini dihubungkan dengan penciptaan dunia, ras-ras yang mendiaminya, serta para dewa-dewi-nya. Rune dalam Aett ini memiliki pengaruh untuk membuat segala sesuatunya dimulai. Dalam runecasting, rune-rune dalam Freyja’s Aett mengekspresikan prinsip-prinsip dasar kehidupan, seperti uang, kesehatan, konflik, kecerdasan, control, pengetahuan, keseimbangan dan kesenangan—hal-hal praktis. Ia juga banyak digunakan dalam pertanyaan mengenai cinta atau keluarga, sesuai dengan pemilik Aett ini, Freyja.
Aett kedua adalah Hagal’s Aett. Ada perbedaan pendapat mengenai siapa ’pemilik’ Aett kedua ini. Ada yang mengatakan bahwa Aett ini dinaungi oleh Hel, Dewi Kematian dan Underworld, sesuai dengan kenyataan bahwa dua rune pertama dalam Aett ini memiliki sifat alami yang sedikit ’keras’. Sebagian lain mengatakan bahwa Aett ini dimiliki oleh Heimdall, The Watcher. Bagaimanapun, ada satu kesepahaman bahwa Aett ini berkorespondensi dengan kekuatan di luar pengaruh manusia dan dengan pengertian secara kosmis. Rune-rune dalam Hagal’s Aett merepresentasikan kekuatan-kekuatan seperti Norns, waktu, Wyrd, dan pengembangan spiritual. Ia juga berelasi dengan permasalah emosional dan kondisi psikologis suatu individu.
Aett terakhir adalah Tyr’s Aett, yang bernaung di bawah sang Dewa Perang dan Keadilan, Tyr. Aett ini diasosiasikan dengan pengalaman-pengalaman yang membentuk atau mengubah kehidupan manusia. Ia berkaitan dengan kondisi manusia, aspek sosial, dan transformasi sosial. Aett terakhir ini jelas ‘melebihi’ dua Aett sebelumnya, di mana ia berhubungan erat dengan relasi antar umat manusia selain juga berhubungan dengan kehidupan seksual. Aett pertama memiliki kaitan erat dengan dunia luar/materi, Aett kedua berhubungan dengan inner world atau dunia spiritual, sementara Aett ketiga memadukan kedua dunia tersebut dan kebanyakan rune pada Aett ini memiliki arti ganda yang meliputi kedua aspek tersebut.

IV. Step Four: A Deeper View of Hagal’s Aett
Setiap simbol rune memiliki arti dan makna secara magis. Pertama-tama, kita memiliki nama sebuah simbol, kemudian nilai fonetisnya, lalu hal yang dilambangkan rune tersebut dan pada akhirnya, makna esoterik dari simbol rune tersebut digunakan dalam apa yang kita sebut sebagai runecasting. Jika sebuah rune terbalik, dalam artian simbolnya masih terlihat, hanya saja terputar 180 derajat, ia memiliki arti dan makna yang berbeda dari rune yang jatuh tegak. Beberapa Rune terlihat sama ketika jatuh tegak atau terbalik, namun sama seperti simbol-simbol Rune lain yang terlihat berbeda ketika jatuh terbalik, mereka dapat jatuh secara merkstave (secara harfiah berarti ’ranting gelap’). Ketika jatuh terbalik atau merkstave (tertelungkup), sebuah rune memiliki arti yang berbeda dari ketika ia jatuh tegak. Bagaimanapun, arti dan makna dari rune yang jatuh secara terbalik atau merkstave tidaklah selalu merupakan kebalikan atau lawan dari arti dan maknanya ketika jatuh tegak. Mereka umumnya justru memiliki konotasi yang lebih negatif daripada arti dan makna rune yang jatuh tegak.
Hagal’s Aett, seperti yang telah dibahas sebelumnya, adalah Aett yang berhubungan dengan kondisi psikologis dan emosional dari suatu individu. Kedelapan huruf di dalamnya pun berkorespondensi dengan kekuatan di luar pengaruh manusia dan dengan pengertian secara kosmis. Rune-rune dalam Hagal’s Aett merepresentasikan kekuatan-kekuatan seperti Norns, waktu, Wyrd, dan pengembangan spiritual. Singkat kata, Aett ini adalah Aett pengembangan akan kesadaran spiritual dan magis, pertumbuhan psikologis dan evolusi diri.
Selain memiliki inti arti yang sama secara umum, kedelapan simbol dalam Hagal’s Aett juga memiliki arti dan makna spesifik yang berbeda-beda. Makna masing-masing rune sendiri berkaitan erat dengan lambangnya, di mana satu simbol rune melambangkan satu arti, dan kemudian menghasilkan beberapa makna esoterik yang didasarkan pada kepercayaan dan asosiasi lambang tersebut terhadap sesuatu hal


V. Step Five: Conclusion About Rune Symbol/Meaning and Divinatory Meaning’s Relationship
Setiap rune, seperti yang telah kita lihat sebelumnya, memiliki lambang serta arti dan makna esoterik yang umumnya bermacam-macam. Bagaimanapun, lambang serta arti dan makna dari sebuah rune berhubungan satu sama lain. Ketika satu buah rune melambangkan satu hal, maka artinya secara magis/psikologis akan memiliki korelasi kuat dengan apa yang dilambangkannya. Sebagai contoh, Hagalaz yang memiliki lambang hujan es dimaknai sebagai kekuatan alam yang destruktif, sebab hujan es memang memiliki kekuatan yang merusak, dan Sowilo dengan lambang matahari diartikan sebagai panduan atau petunjuk, sebab di zaman purba, manusia menggunakan matahari serta bintang-bintang sebagai petunjuk. Penyebab adanya korelasi antara lambang, arti dan makna rune ini sendiri adalah pengalaman dan kepercayaan manusia-manusia zaman dahulu akan suatu hal/benda tertentu.
Ketika sebuah rune terbalik atau bahkan merkstave, artinya pun berbeda. Umumnya tidak berlawanan, namun merupakan sisi negatif dari maknanya apabila jatuh tegak. Makna secara terbalik atau merkstave ini pun menggambarkan sisi negatif dari lambang rune tersebut, atau hal negatif yang akan terjadi jika sesuatu itu tidak ada atau justru berlebihan.

Berikut ini petunjuk menulis Rune yang baik dan benar:

1. Pikirkan bagaimana kau melafalkan suatu kata. Apa huruf yang dibunyikan, dan apa yang tidak.
2. Tak ada huruf ganda. Huruf ganda ditulis sebagai satu huruf. Jika ada dua huruf yang sama berurutan, maka bisa dipastikan itu adalah huruf awal kata berikut.
3. Huruf yang tak disuarakan tak boleh ditulis. Lewati saja dia.
4. Tak ada spasi maupun tanda baca.
5. Hati-hati dengan diftong. Diftong yang Rune ekivalennya ada dalam tabel, harus kalian tulis menggunakan Rune tersebut. Jika tak ada ekivalennya, ada beberapa pilihan: menulis dengan dua Rune yang membentuk bunyi diftong itu, atau menulis dengan Rune yang bunyinya paling mendekati. Sedikit pengecualian: CH ditulis dengan Rune Kenaz-Jera.

Untuk membaca Rune atau mentranskrip-nya kembali dalam tulisan Latin, prinsip dasarnya sama saja dengan menulis Rune, namun dibalik.

sumber : http://babbybathancientrune.blogspot.com/

Rune Kuno

Rune Kuno adalah suatu studi mengenai huruf-huruf atau simbol-simbol rune. Rune sendiri adalah alfabet Jerman kuno (yang bagi beberapa orang mirip tulisan paku) yang digunakan di Eropa Utara, Skandinavia, Kepulauan Britania, serta Islandia sejak tahun 100 B.C.E. hingga 1600 C.E.
Huruf/simbol rune ini memiliki kaitan erat dengan kepercayaan masyarakat kuno, dimana mereka mempercayai bahwa setiap dewa memiliki kekuasaan dan tugas yang dialirkan ke batu-batu rune, sehingga memiliki kekuatan magis bagi penggunanya. Karena itu, selain untuk menulis, rune juga digunakan dalam sihir dan ramalan. Kata ramalan (divination) sesungguhnya tidak tepat, sebab apa yang disebut dengan runecasting itu tidaklah benar-benar memperlihatkan pada kita masa depan sesungguhnya, melainkan hanya memberi gambaran dan petunjuk (oracle, red.). Mengenai sihir dengan menggunakan Rune, ada beberapa bentuk, di antaranya sihir menggunakan bind-runes dan runic scripts.

Ada banyak variasi alphabet rune atau lebih dikenal dengan nama ’futhark’. Setiap versi memiliki nama, bentuk, arti, dan makna esoterik (hanya dimengerti orang-orang tertentu saja), dan kekuatan magis. Satu variasi tidak bisa sembarangan digabungkan dengan variasi yang lain, karena artinya bisa sangat membingungkan. Adapun tiga jenis alfabet rune yang paling dikenal oleh dunia modern adalah Elder Futhark atau Old Germanic Rune yang memiliki 24 rune dan merupakan rune tertua, Younger Futhark yang memiliki lebih sedikit rune dan umumnya digunakan di Skandinavia, serta Anglo-Saxon Futhorc yang merupakan pengembangan dari alfabet rune sebelumnya.Setiap simbol rune memiliki arti dan makna secara magis. Pertama-tama, kita memiliki nama sebuah simbol, kemudian nilai fonetisnya, lalu hal yang dilambangkan rune tersebut dan pada akhirnya, makna esoterik dari simbol rune tersebut digunakan dalam apa yang kita sebut sebagai runecasting. Jika sebuah rune terbalik, dalam artian simbolnya masih terlihat, hanya saja terputar 180 derajat, ia memiliki arti dan makna yang berbeda dari rune yang jatuh tegak. Beberapa Rune terlihat sama ketika jatuh tegak atau terbalik, namun sama seperti simbol-simbol Rune lain n yang terlihat berbeda ketika jatuh terbalik, mereka dapat jatuh secara merkstave (secara harfiah berarti ’ranting gelap’). Ketika jatuh terbalik atau merkstave (tertelungkup), sebuah rune memiliki arti yang berbeda dari ketika ia jatuh tegak. Bagaimanapun, arti dan makna dari rune yang jatuh secara terbalik atau merkstave tidaklah selalu merupakan kebalikan atau lawan dari arti dan maknanya ketika jatuh tegak. Mereka umumnya justru memiliki konotasi yang lebih negatif daripada arti dan makna rune yang jatuh tegak.
Hagal’s Aett, seperti yang telah dibahas sebelumnya, adalah Aett yang berhubungan dengan kondisi psikologis dan emosional dari suatu individu. Kedelapan huruf di dalamnya pun berkorespondensi dengan kekuatan di luar pengaruh manusia dan dengan pengertian secara kosmis. Rune-rune dalam Hagal’s Aett merepresentasikan kekuatan-kekuatan seperti Norns, waktu, Wyrd, dan pengembangan spiritual. Singkat kata, Aett ini adalah Aett pengembangan akan kesadaran spiritual dan magis, pertumbuhan psikologis dan evolusi diri.Selain memiliki inti arti yang sama secara umum, kedelapan simbol dalam Hagal’s Aett juga memiliki arti dan makna spesifik yang berbeda-beda. Makna masing-masing rune sendiri berkaitan erat dengan lambangnya, di mana satu simbol rune melambangkan satu arti, dan kemudian menghasilkan beberapa makna esoterik yang didasarkan pada kepercayaan dan asosiasi lambang tersebut terhadap sesuatu hal.

 rune


Sumber : http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/03/rune-kuno/