Peri Rumah adalah makhluk gaib fiksi dalam seri Harry Potter karya J.
K. Rowling. Peri Rumah memiliki bentuk seperti manusia kecil. Walaupun
jelas terlihat berbeda dari manusia,yang menghabiskan hidup mereka
untuk melayani sebuah keluarga, institusi, dan lain-lain. Kecuali
mereka dibebaskan, keturunan mereka akan melanjutkan tugas-tugas
mereka. Berbeda dengan seorang budak, Peri Rumah betul-betul bahagia
dalam perbudakan mereka dan hampir seluruhnya beranggapan bahwa bila
mereka sampai dibebaskan, itu adalah kenistaan besar. Ras ini tidak
memiliki kebudayaan sendiri dan keberadaan mereka hanya untuk melayani.
Memiliki Peri Rumah merupakan simbol status dari seseorang atau suatu
keluarga, sementara sikap pengabdian yang sedemikian dalam menyebabkan
Peri Rumah dianggap sebagai warga kelas dua di dunia sihir.
Peri Rumah memiliki tubuh yang kecil (hanya sekitar 60-90cm tingginya),
dengan tangan-kaki yang panjang lurus, serta kepala dan mata yang
terlalu besar. Mereka biasa menyebut diri sendirinya dengan kata ganti
orang ketiga dan berbicara seperti anak kecil. Nama-nama mereka
biasanya mirip seperti nama binatang peliharaan (Dobby, Winky, Hokey);
dan tampaknya tidak memiliki nama keluarga.
Seorang Peri Rumah terikat pada rumah keluarga tertentu; namun belum
terlalu jelas apakah mereka memilih untuk mendiami suatu rumah dan
melayani orang-orang yang tinggal di dalamnya, atau apakah mereka
terikat dengan suatu cara kepada suatu keluarga. Ron Weasley
berkomentar bahwa ia berharap agar keluarganya cukup kaya untuk dapat
memiliki seorang Peri Rumah, sehingga secara tersirat kemungkinan bahwa
Peri Rumah adalah satu paket dengan suatu rumah (analoginya dalam dunia
non-sihir mungkin seperti perabot rumah yang sudah ikut diberikan
bersama dengan rumah yang dibeli). Pada awal kisah Harry Potter dan
Pangeran Berdarah-Campuran juga memperkuat hal ini. Harry melakukan tes
apakah ia benar-benar pemilik yang sah dari Grimmauld Place dengan cara
melihat apakah si Peri Rumah, Kreacher akan menuruti perintahnya. Tes
ini berhasil dan memperlihatkan bahwa Peri Rumah memang terikat kepada
rumah yang dilayaninya. Namun demikian, dalam Harry Potter dan Piala
Api, seorang Peri Rumah yang telah dibebaskan mencari keluarga yang
baik, sehingga mengisyaratkan bahwa Peri Rumah itu terikat kepada suatu
keluarga, bukan kepada rumahnya. Memang bergenerasi-generasi Peri Rumah
dikisahkan melayani suatu keluarga, tetapi hal ini mungkin dikarenakan
generasi demi generasi keluarga tersebut juga tinggal di rumah yang
sama.
Peri Rumah hidup dalam situasi yang menyedihkan. Mereka gigih, bersifat
patuh secara alami, dan sering digertak, dicaci maki, bahkan disiksa.
Keluarga-keluarga penyihir hitam tampaknya memiliki kebiasaan mengasari
dan menganiaya Peri Rumah mereka. Keluarga Malfoy memaksa Peri Rumah
mereka, Dobby, untuk menjepit telinganya sendiri di oven atau
menyetrika tangannya jika ia tidak mematuhi perintah mereka. Keluarga
Black memenggal kepala Peri Rumah mereka bila sudah tua dan memajangnya
di dinding rumah mereka.
Peri Rumah memakai pakaian seperti sarung bantal dan serbet teh, karena
mereka tidak diizinkan memiliki pakaian. Jika pemilik Peri Rumah
memberikan pakaian apa saja kepada mereka, Peri Rumah itu akan bebas
untuk meninggalkan keluarga yang dilayaninya selamanya. Pada akhir
kisah Harry Potter dan Kamar Rahasia, Harry memperdaya Lucius Malfoy
untuk membebaskan Dobby.
Kebanyakan Peri Rumah akan merasa sangat hancur jika diberikan pakaian,
karena itu berarti bahwa mereka telah gagal untuk melayani pemilik
mereka (Peri Rumah keluarga Crouch, Winky, menjadi depresi dan terjebak
dengan minuman beralkohol pada akhirnya). Namun demikian, beberapa
lainnya (seperti Dobby), menikmati kebebasan mereka. (Sekalipun
menikmati kebebasan itu, Dobby tetap tidak menginginkan dibayar terlalu
banyak[HP4]. Dobby mengatakan bahwa ia menolak tawaran Albus Dumbledore
yang hendak memberinya gaji 10 Galleon per minggu dan libur seminggu
sekali. Dobby hanya meminta 1 Galleon per minggu dan libur hanya sehari
dalam sebulan. Ia tampaknya lebih bangga untuk tidak memilih tawaran
yang lebih murah hati dari Dumbledore itu.)
Peri Rumah terikat kepada rumah dan keluarga mereka oleh ikatan sihir
yang sangat kuat. Mereka harus mentaati perintah pemilik rumah, apa pun
perasaan pribadi mereka akan si pemiliki itu. Namun demikian, dengan
menelisik perintah pemilik mereka kata demi kata, mereka dapat bebas
bertindak melalui celah yang mungkin ada dalam perintah itu. Kreacher
mempergunakan trik ini untuk mengkhianati pemiliknya, Sirius Black, dan
Dobby melakukannya untuk memperingatkan Harry Potter akan rencana jahat
Lucius Malfoy atasnya. Dobby kemudian masih terikat dengan keharusan
menghukum dirinya sendiri dengan menyedihkan.
Peri Rumah memiliki kekuatan sihir mereka sendiri, yang berbeda dengan
yang dimiliki oleh para penyihir. Kekuatan sihir ini dipergunakan untuk
melayani pemilik mereka. Kekuatan sihir Peri Rumah di antaranya adalah
sihir untuk bepergian (mirip dengan Apparation,tetapi Peri Rumah dapat
melakukannya di dalam Hogwarts sementara Apparition tidak). Rowling
telah mengkonfirmasi mengenai hal ini.
Berbeda dengan manusia, Peri Rumah menjadi mabuk dengan meminum
Butterbeer; padahal untuk anak-anak sekalipun, minuman itu hanya
memiliki efek tidak lebih dari 'menghangatkan badan'.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar